Optimasi Meja Kerja

Optimasi Meja Kerja

Posted on 23. Jan, 2011 by ziaulhaq in Daily

Meja dan ruangan kerja yang optimal sangat menunjang hasil kerja. Selain itu dapat menghemat waktu kerja dengan signifikan. Jika meja dan ruangan kerja nyaman maka konsentrasi lebih mudah diarahkan, dan tubuh dapat bertahan lebih lama tanpa merasa pegal.

Hm, saya bukan desainer interior, bukan arsitek, atau sebangsanya. Ini hanya sekedar sharing tips berdasar pengalaman pribadi. Saya rasa tipsnya dapat berguna terutama buat yang kerjaannya lebih banyak dalam ruangan, duduk di belakang meja, di depan layar monitor: Pelajar, mahasiswa, atau profesional.

So, menurut saya meja kerja minimum yang ideal harus memiliki beberapa perangkat ini:

1.       Meja kerja

Meja kerja harus cukup luas dan bersih. Menggunakan sebuah meja komputer kecil sudah cukup memadai. Meja ini dijual di toko mebel mulai harga seratus ribuan rupiah hingga beberapa ratus ribu. Jika digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama, sebaiknya beli yang memiliki beberapa laci di mejanya. Harganya lebih mahal, namun anda akan mudah untuk mengorganisir peralatan kerja lainnya. Jika dana cukup, meja berbentuk L sepertinya juga patut dipertimbangkan.

2.       Kursi

Saya menemui beberapa orang yang merasa bahwa ide bekerja / belajar lesehan tanpa kursi adalah ide yang baik, karena lebih simpel, hemat ruang, dan sepertinya lebih santai.

Sayangnya, saya pikir itu keliru. Menggunakan meja kerja lesehan malah lebih boros ruang dan selain itu yang terpenting, membuat tubuh anda tidak bertahan lama di tempat kerja dan menurunnya konsentrasi. Dengan lesehan, jika stamina tubuh dan konsentrasi anda telah menurun, anda akan tergoda untuk merebahkan diri ke belakang dan akhirnya…ketiduran.

Gunakanlah selalu meja kerja tinggi dan kursi. That’s the point.

Khusus untuk kursi, jika memiliki dana cukup sebaiknya membeli kursi putar beroda, beralas empuk, dan memiliki sandaran yang lentur. Ini akan membuat anda lebih nyaman, pantat tidak sakit karena alasnya empuk, dan punggung tidak cepat kaku karena dapat bergerak fleksibel. Anda juga lebih mudah untuk bergerak menjangkau barang-barang di sekitar anda.

Kursi ini dijual di toko mebel mulai harga 200 ribuan. Namun jika dana anda sangat minim atau meja kerja anda hanya bersifat sementara, kursi plastik bersandaran punggung yang biasa digunakan di warung makan sudah mencukupi. Kursi ini dijual sekitar 40 ribuan.

3.       Tempat pulpen (Pen holder)

Anda dapat menggunakan tempat khusus atau menggunakan salah satu laci di meja anda. Yang jelas, harus ada. Jika ingin lebih terorganisir, beli tempat pulpen multifungsi yang memiliki tempat untuk beberapa perangkat lain seperti notes, staples, atau lainnya. Atau anda dapat membeli tempat pulpen yang dilengkapi jam, kalender, dan thermometer digital yang dijual sekitar 50 ribuan di toko alat tulis. Jika dana anda terbatas, gunakan saja kotak seadanya. Beri sedikit hiasan supaya lebih menarik.

4.       Colokan listrik

Sedikan akses colokan listrik di dekat meja anda. Anda akan memerlukannya untuk laptop, komputer, atau mungkin handphone anda. Jangan lupa rapikan kabelnya.

 

Selain meja, perhatikan juga ruangannya. Bagi saya, ruangan belajar atau kerja minimum sebaiknya  memiliki beberapa sifat berikut:

1.       Sejuk

Tidak harus ber-AC, namun tetap harus benar-benar sejuk. Ruangan yang panas atau pengap akan membuat tubuh dan konsentrasi anda tidak bertahan lama. Kegerahan membuat ion tubuh berkurang, konsentrasi dan mood menurun. Akhirnya mungkin anda akan lebih memilih menonton tivi atau tiduran (akhirnya tidur beneran) daripada kerja atau belajar.

Jika ruangan terasa panas atau pengap, gunakan AC atau kipas angin. Kalau masih terasa pengap, sebaiknya anda pindah tempat kerja.

2.       Lapang

Gunakan ruangan yang lapang. Lapang tidak harus berarti ukuran yang luas bermeter-meter persegi, namun mungkin bisa diciptakan dengan mengatur ulang perabot di ruangan anda. Pasang peralatan seperlunya saja yang memang anda butuhkan.

3.       Cahaya

Dulu, saya pernah menyukai bekerja di tempat gelap. Menggunakan komputer di kamar malam-malam dengan lampu kamar dimatikan. Kelihatannya eksotis, memang. Waktu itu saya menyukainya karena saya merasa nyaman. Namun kemudian saya menyadari bahwa untuk jangka panjang dan kualitas kerja hal itu tidak bisa dibenarkan. Bekerja dengan pencahayaan yang cukup ternyata lebih nyaman.

4.       Akses air minum

Bekerja dengan duduk lama di depan meja, jangan lupa banyak minum air putih. Sediakan dispenser air tidak jauh dari meja anda, dan gunakan termos atau botol air yang baik untuk diletakkan dalam jangkauan anda.

Well, that’s all.

Tags: , , ,

3 Responses to “Optimasi Meja Kerja”

  1. blogger part time

    08. Jun, 2011

    wah mantaf nih bro tips2nya… lgs action:P

    Reply to this comment
    • ziaulhaq

      18. Jun, 2011

      wah, sepertinya ente blogwalker sejati, ampe komen banyak artikel.
      thanx udah mampir.
      suasana meja kerja dan ruang kerja memang berpengaruh signifikan ke kinerja. gak harus mahal, asal nyaman dan bikin betah kerja.

      Reply to this comment
  2. trader_forex

    09. Aug, 2011

    nice.. bermanfaat banget..
    mantap bos tipsnya, memang lingkungan yang nyaman membuat kita lebih berprestasi..

    Reply to this comment

Leave a Reply