Notes On Your Hand

Notes On Your Hand

Posted on 05. Nov, 2011 by ziaulhaq in Daily

Bawa selalu kertas dan pulpen ke manapun kamu pergi.

Terakhir petuah ini saya dapat dari seorang teman di milis alumni kampus. Teman itu menceritakan dia selalu mencatat segala hal tentang pekerjaannya yang terlintas saat itu, supaya tidak hilang karena lupa. Entah itu dalam perjalanan, ketika diam, atau bahkan ketika sedang di kamar mandi. Jika tidak mendapatkan kertas, dia menuliskan gagasannya di tangannya. Kalau sedang di kamar mandi, dia menuliskan gagasan itu di kaca kamar mandi dan menyalinnya kemudian. Teman itu sekarang jadi konsultan internasional.

Ini bukan pertama kali saya mendengar atau melihat tentang hal ini. Bahkan sejak beberapa tahun lalu. Ada teman kuliah saya yang sekarang bekerja di salah satu big-3 telco company. Saya mendapati figurnya ketika jaman kuliah dulu seperti itu. Mencatat dan menuliskan gagasan di sana-sini.

Ada pula teman esema yang sekarang bekerja di pelayaran dan sering bepergian ke luar negeri. Terakhir ketemu beberapa bulan lalu dia mampir ke tempat saya ketika saya masih di Bekasi. Same character. Ke manapun dia pergi, sebuah notes kecil dan sebatang pulpen selalu berada di sakunya.

Ketika masih bekerja di perusahaan lama, teman-teman selalu menekankan tentang pentingnya recordable. Itu makanya mas Zaky dan Hilmi selalu ngotot minta saya bikin design spec atau dokumen lain meskipun kadang untuk perubahan spec kecil.

Kalau tentang teori?

Yah, sudah saya dengar berpuluh kali. Noteable, recordable, documentable, bikin to do list, bikin check list, dan sebagainya. Semuanya ada di buku manajemen diri, manajemen  organisasi, dll.

Sebenarnya dulu ketika masih sekolah saya sempat mencobanya. Sedikit. Saya selalu bikin checklist ketika akan bepergian. Hanya itu.

Pasca resign ini, saya ingin membiasakan hal ini. Pakaian saya ganti dengan yang ada sakunya. Kalau kaos saya pilih kaos polo berkerah dan bersaku. Kemeja yang ada sakunya. Saya biasakan sebuah notes kecil dan pulpen kecil selalu nangkring di saku baju.

Hasilnya? Sejauh ini sangat lumayan bermanfaat. Daftar keperluan yang ingin dibeli saya catat ketika saya merasa perlu. Dan setelah terkumpul beberapa item, saya pergi ke supermarket. Jadi tidak perlu bolak-balik ke supermarket.

Ketika terlintas pikiran untuk pengembangan usaha, selalu saya catat di manapun berada. Pun ketika saya mengetahui kontak seseorang, saya catat di buku kecil itu.

Alhamdulillah. Semoga bisa istiqomah.

Target selanjutnya mempelajari mind-map.

Insya Allah tidak ada kata terlambat untuk belajar (selama di dunia).

Tags: , ,

Leave a Reply