Melihat Rangking CPU di CPUBenchmark
Posted on 03. Nov, 2009 by ziaulhaq in Techno
Sebagian besar pertimbangan utama dalam memilih sebuah perangkat komputer baru adalah Processor. Processor dalam perangkat komputer adalah sebuah chip persegi kecil. Biasanya terletak di tengah mainboard dan dilengkapi perangkat pendingin (kipas dan ventilasi udara).
Pemahaman umum adalah, semakin tinggi nilai frekuensi Processor, maka semakin bagus kinerjanya. Selain itu juga ada pemahaman fanatisme bahwa sebuah merek tertentu selalu lebih baik dari pembandingnya. Tetapi, apakah memang demikian?
Ada beberapa hal yang masih salah kaprah dalam masyarakat.
Pertama, di antara dua brand ternama yakni Intel dan AMD, performa dan kinerja Intel selalu lebih baik dari AMD. Nyatanya setiap jenis processor mereka memiliki plus dan minus masing-masing. Namun memang Intel memiliki branding yang sangat kuat dan karenanya tentu lebih mudah dijual kembali karena banyak masyarakat yang mengenalnya. Processor AMD lebih murah dari Intel, namun ternyata branding Intel (yang terus diperkuat dengan iklan2) masih mengalahkan animo harga murah di masyarakat.
Kedua, bahwa semakin tinggi nilai frekuensi processor maka semakin baik. Kenyataannya, kadang-kadang produsen memberi nilai kinerja processor tidak hanya pada nilai frekuensi saja, tetapi juga pada kode. Misalnya Intel Pentium-4 3.0 GHz masih kalah dengan Intel Dual Core 1.6GHz. Ada juga kode-kode angka tertentu.
Cara yang mudah untuk membandingkan dua atau beberapa processor adalah dengan mengunjungi situs CPU Benchmark (www.cpubenchmark.net). Di sana disediakan tabel perbandingan ratusan CPU populer dengan rangking dan passmark. Semakin kecil nilai rangking CPU, atau semakin besar nilai passmark nya, maka semakin baik.
Sebelum saya membeli komputer terakhir kemarin, saya sempat refer dulu ke website ini. Ternyata processor yang saya idamkan sebelumnya (salah satu tipe Intel Core2Duo) yang secara branding seharusnya lebih tinggi, menempati peringkat yang lebih rendah dari processor alternatif (salah satu tipe Intel Dual Core), bahkan masih kalah rendah dari processor alternatif merek lain (AMD Turion X2).
Well, bagaimanapun mengambil keputusan dari beberapa referensi yang bagus tentu lebih baik daripada sekedar satu referensi saja. Selain faktor processor, perhatikan juga faktor-faktor lain, misalnya kualitas Graphic Card dan memori, kualitas dan kompatibilitas mainboard, dll.

