Laptop Muncul Garis Berkedip di Bawah

Laptop Muncul Garis Berkedip di Bawah

Posted on 27. Dec, 2009 by ziaulhaq in Techno

Sepulang shalat jum’at kemarin, saya dibuat jengkel dengan munculnya garis horisontal berkedip pada compaq presario saya. Blok garis ini muncul di sisi LCD bagian bawah, dengan tinggi sekitar setengah sentimeter. Garisnya berkedip antara warna pink, putih, dan hijau. Selain garis2 tiga warna tersebut, kedipan itu juga menampilkan tampilan bagian atas LCD. Jadi misalnya saya membuka firefox full screen, kedipan itu akan memunculkan title bar firefox.

Awalnya saya pikir mungkin ini masalah software atau OS. Tapi ketika saya hidupkan kembali laptopnya, kedipan ini sudah muncul sejak nyala pertama, bahkan muncul ketika saya membuka BIOS. Wah, sepertinya masalah fisik nih.

Sempat muncul dugaan ini masalah kompatibilitas VGA dengan drivernya. VGA saya ATI Radeon HD3200 onboard. Driver saya adalah driver terbaru. Bagaimanapun, saya coba menginstal ulang drivernya. Tidak ada hasil yang memuaskan.

Hm, ini HP Compaq, brand papan atas, dan baru dipakai dua bulan dari pembelian kondisi baru.

Sebenarnya ini bukan pertama kali saya melihat kasus ini. Laptop kakak saya, Toshiba Satellite yang jauh lebih bagus (karena mahalnya gak ketulungan) juga muncul blink strip persis kayak gini pada sekitar bulan ke-11.

Di website resmi HP pusat ada layanan online chat untuk servis. Sebelum chat saya ditanya product number dan serial number laptop saya. Saya lalu chat dengan seorang customer service. Namanya Srikanth Devi. Nama India. Mungkin HP menggunakan jasa outsource customer service yang banyak terdapat di India. Kami berdiskusi beberapa hal, sampai saya memberikan lokasi pembelian laptop saya, Indonesia. Mbak Srikanth Devi lalu minta maaf karena tidak bisa memberikan layanan aktual karena wewenangnya hanya untuk produk yang diproduksi di Amerika Utara. Produk Asia, meskipun memiliki tipe dan seri yang sama, namun spek mesinnya berbeda. Meski demikian, mbak Devi memberi beberapa saran untuk pengecekan awal kerusakan laptop, dan memberi saya kontak HP Indonesia. Saran yang diberikan mbak Devi adalah, matikan laptop dengan hard turn off (tekan tombol power sampe mati), lalu lepas batre dan kabel chargernya, trus tekan tombol power off beberapa detik untuk menghilangkan muatan kapasitansi, trus pasang batre dan kabelnya lagi, nyalakan laptop, trus masuk ke BIOS. Jika kedip ini muncul di BIOS, maka kemungkinan ada kerusakan hardware, karena seharusnya tampilan di BIOS adalah tampilan default yang normal2 saja.

Hm, padahal produk HP kan tersebar di seluruh dunia. Kenapa CS onlinenya hanya untuk produk Amerika Utara saja?

Yah, karena hari itu masih libur natal, jadi saya gak bisa pergi ke Service Centernya. Mungkin Sabtu depan saya ke sana, meskipun gak yakin juga karena ada beberapa hal yang perlu saya kerjakan dengan laptop saya, sedangkan servis membutuhkan waktu 3 hari (kalo beruntung) sampai 3 minggu.

Saya lalu googling tentang masalah ini, dan menemukan bahwa beberapa result pencarian di awal, kasus ini terjadi pada beberapa laptop Vaio..!! Padahal Vaio tuh semahal-mahalnya laptop, ngalah2i MacBook.

Well, jadilah kesimpulan awal saya, kasus ini tidak pandang merek, karena dari yang saya tahu, problemnya terjadi pada merek2 world brand pada usia pemakaian yang masih sangat muda (Compaq Presario saya pada bulan ke-2, Toshiba kakak saya bulan ke-11, dan Vaio dari hasil google itu ada yang bulan ke-6 dan seingat saya juga ada yang bulan ke-3).

Saya juga menemukan blog dari seseorang di Malaysia yang Toshibanya kena penyakit ini pada bulan ke-6. Dia memutuskan untuk membawa ke servis center, dan diberi penggantian LCD dengan waktu servis sekitar 3 minggu. Katanya setelah itu, Compaq milik pacarnya juga kena penyakit yang sama pada bulan ke-2. Wah, waktunya persis dengan Compaq saya.

Yah, akhirnya yang bisa dilakukan hanya menunggu waktu yang tepat untuk pergi ke service center. Saya juga telah memposting masalah ini di milis ilmukomputer, barangkali ada yang pernah mengalami kasus yang sama.

Selain itu, saya masih terus nyari penyebab problem ini, karena problemnya bisa terjadi pada laptop2 bagus. Kalo frekuensi kejadiannya di laptop low-end, mungkin masih bisa dimaklumi, dan mungkin akan membuat saya lebih semangat untuk bisa membeli laptop yang lebih mahal dan lebih baik. Namun ini terjadi mulai dari laptop saya yang harganya ekonomis, sampai laptop yang seharga motor bebek ternama 125 cc.

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply