Browsing Anonymous
Posted on 24. Feb, 2010 by ziaulhaq in Techno
Pake internet di Indonesia, kadang2 (ato mungkin sering) ngalamin hal2 seperti ini, setidaknya dari pengalaman pribadi pake Telkomsel Flash sejak hampir 2 taun lalu:
- Halaman website / blog tidak berubah setelah diedit
- Google, Yahoo, atau mesin pencari lain tidak bisa digunakan
Well, untuk kasus pertama, halaman website atau blog tidak berubah setelah diedit. Hal ini terjadi karena provider (mis: Telkomsel Flash) merutekan jalur internet kita lewat server punya mereka. Kurang beruntungnya, ternyata cache (memori temporer) dari server ini tidak sering diupdate. Akibatnya, ketika kita mengakses website atau blog, yang kita akses adalah cache atau memori temporer website tadi, alias kita membuka halaman lama. Makanya, meskipun selesai diupdate atau dimodifikasi, website atau blog kadang tidak menunjukkan perubahan apa-apa.
Kasus kedua, Google, Yahoo, atau mesin pencari lain gak bisa melakukan pencarian, alias Remote Host error atau semacamnya, hmm ini saya kurang tau knapa ya. Tapi yang jelas, ini juga akibat ulah providernya.
Alternatifnya, kita browsing pake semacam ‘server luar’. Jadi kita ngakses website yang kita tuju melewati ‘server luar’ ini. Karena ini bukan server provider kita, jadi mungkin (dan biasanya) punya kebiasaan memberi kita informasi yang lebih real time (kondisi website saat itu). Kalo masalahnya yang nomer dua (Google nya error) maka dengan menggunakan ‘server luar’ ini, kita dapat mengakses Google dalam keadaan normal.
Ada beberapa alternatif server luar yang gratis. Misalnya: proxy4free.net, atau banyak lah. Coba cari sendiri pake keyword ‘free proxy’, ‘proxy gratis’, ‘surf anonymous’, dsb.
Cara yang paling mudah, misalnya menggunakan alamat ini: http://anonymouse.org/cgi-bin/anon-www.cgi/http://NAMAWEBSITE (ganti NAMAWEBSITE dengan alamat website tujuan kita).
Browsing anonymous juga bisa diartikan kita browsing dengan memakai ‘topeng’. Bayangkan jika akses internet kita di tempat aktivitas (tempat kerja, sekolah) dibatasi untuk situs2 tertentu oleh administrator. Maka dengan menggunakan proxy, ‘identitas’ kita (alamat IP komputer kita) disembunyikan oleh proxy yang kita gunakan, dan kita dapat mengakses situs tujuan kita di bawah otoritas proxy yang kita gunakan, asal jangan alamat proxynya diblok juga oleh admin.
Konsekuensinya, pasti ada ya. Misalnya menggunakan portal proxy gratis semacam proxy4free.net. Ini adalah portal yang menyediakan proxy-proxy (server luar) yang bisa kita pake gratis. Namun keberadaan tiap proxy lebih bersifat temporer. Hari ini bisa dipake, mungkin besok udah gak bisa. Kadangkala konsekuensinya muncul popup iklan di halaman yang kita tuju.
Semoga ada manfaatnya:)

