Alternatif Selain Paypal
Posted on 07. Dec, 2011 by ziaulhaq in BizTalk
Buat yang udah ngerti bekgronnya dan bener2 nyari alternatif Online Payment Processor selain Paypal, rangkuman dari tulisan ini adalah: Saya belum nemu alternatif selain Paypal yang lebih baik. Kalo anda tahu, saya harap anda mau ngasih tahu saya.
Buat yang penasaran, silakan lanjut bacanya.
Bekgron
Paypal memang sudah sangat berjasa untuk usaha kami selama ini. Kemudahan pembayaran, banyaknya fitur untuk merchant, dan kemudahan withdraw ke rekening bank lokal, serta banyaknya pengguna.
Namun kadang-kadang masih saja ‘kurang terima’ dengan skema biayanya.
Berikut skema biaya Paypal yang harus kita perhitungkan kalau kita menjadi merchant di Indonesia, dengan customer luar negeri (kalo customernya dalam negeri pake internet banking ato ATM aja).
- Receiving Fee. Biaya yang dikenakan Paypal untuk merchant untuk setiap uang yang masuk. Untuk Paypal-er Indonesia besarnya 3.4% + USD 0.3. Eits, tunggu dulu. Jumlah 3.4% ini jika customer kita adalah customer domestik dari dalam negeri.
- Cross Border Fee. Tambahan biaya jika kartu kredit customer kita diterbitkan di luar negeri. Besarnya 0.5%.
Jadi normalnya, kalo customer kita rata2 dari luar negeri, besar biayanya sejumlah 3.9% + USD 0.3. Banyak ya?
Itu aja?
Masih ada ‘biaya tidak tampak’. Biaya ini muncul dari selisih kurs mata uang, antara kurs standard (kurs Bank Indonesia) dan kurs Paypal. Paypal mengambil kurs kurang lebih 0.3 sen amrik atau mungkin sekitar 200-300 rupiah di bawah kurs standard, untuk mata uang apa saja. Jadi kalo kurs BI nilainya 9000 rupiah per satu dollar amrik, maka kurs tukar Paypal adalah sekitar 8800 rupiah.
Biaya tidak tampak dari selisih kurs ini mengakibatkan dua hal: Pertama, jika kita withdraw saldo Paypal kita ke rekening bank lokal, maka uang yang kita terima lebih sedikit. Kedua, jika kita menjual barang/jasa dengan acuan rupiah, maka ketika kita tagihkan ke customer dalam bentuk USD menggunakan rate Paypal, harganya jadi lebih tinggi. Kalau kita ingin mendapatkan penghasilan bersih sesuai keinginan, maka kita harus mengenakan surcharge fee kepada customer sekitar 4.3% dari harga barang.
Alternatif Selain Paypal
Barusan saya membandingkan dengan beberapa jasa Payment Processor berikut:
- Google Checkout, ini punyanya Google.
- Moneybookers.
- AlertPay.
- Paymate.
- AmazonPayment, ini punyanya Amazon.
Baru itu sih.Yang lain-lain saya jarang dengar namanya.
Saya hanya membandingkan dari sisi skema biayanya. Kalau untuk rate kursnya, saya belum membandingkannya karena saya harus punya account-nya dulu.
Kesimpulannya: Biaya mereka kurang lebih sama, atau ada juga yang lebih tinggi dari Paypal. Tapi menariknya, ada juga yang biayanya ditagihkan kepada customer (CMIIW).
Dengan struktur biaya yang hampir sama, sepertinya saya masih harus setia dengan si Paypal.

